Mesin Jahit Yang Sering Digunakan Jasa Garment Untuk Produksi Pakaian Yang Perlu Anda Tahu

Garment dapat dikatakan sebagai tempat untuk memproduksi pakaian dalam skala besar. Sehingga wajar jika tempat pembuatan pakaian yang satu ini seringkali mendapatkan pemesanan pakaian dalam jumlah banyak dan mencapai hingga ribuan pcs. Seringkali layanan jasa garment ini diandalkan untuk memenuhi kebutuhan pakaian seperti kampanye, event, promosi, seragam hingga di jual kembali. Tidak hanya pakaian fashion saja, akan tetapi jasa garment ini juga menerima pemesanan produk lain. Yakni ada topi, masker, baliho, spanduk, goodie bag dll. Namun salah satu produk yang cukup familiar dan terkenal adalah kaos. Karena seperti yang kita tahu bahwa kaos ini merupakan item fashion yang memiliki banyak penggemar. Dimana penyuka pakaian ini datang tidak hanya dari orang dewasa akan tetapi juga ada dari anak – anak, hingga remaja.  

Garment

3 Mesin Jahit Yang Sering Digunakan Jasa Garment Untuk Produksi Pakaian yang Perlu Anda Tahu 

Kita tahu bukan, jika bahan kaos ini memiliki tekstur dan karakteristik bahan yang jauh berbeda. Yakni dengan bahan kain pada umumnya. Maka untuk menjahit bahan kaos ini dibutuhkan teknik dan keterampilan tersendiri bukan. Nah, begitu pula dengan alat jahit yang akan digunakan untuk menyambungkan potongan – potongan dari bahan kaos ini. Supaya untuk proses produksi kaos pria atau kaos wanita ini pun bisa berlangsung dengan baik. Selain itu untuk jahitan yang telah dihasilkan ini pun akan tampak rapi. Sehingga secara umum tentu dibutuhkan dengan berbagai macam mesin pendukung untuk menjahit kaos. Dan berikut ini ada beberapa mesin jahit yang dipergunakan untuk produksi pakaian diantaranya: 

  • Mesin jahit obras benang lima 

Untuk mesin jahit yang satu ini merupakan salah satu mesin pokok yang paling dibutuhkan. Yakni dalam proses pembuatan kaos jadi, hal ini dikarenakan fungsinya yakni dapat mengunci sisa lipatan pada kaos. Dimana lipatan kaos ini yang belum terlihat rapi. Nah, sebenarnya untuk mesin obras tersedia dalam beberapa jenis, namun yang paling sering digunakan adalah jenis benang lima.  

 

  • Mesin pembuat bis 

Untuk mesin jahit yang digunakan untuk membuat bis atau kain penutup jahitan obrasan. Yakni pada pundak ini agar terlihat rapi. Karena memang hampir semua kaos pria serta kaos wanita. Ini memang dibuat dengan sesuai standar kaos distro yang telah menggunakan bis. Nah, untuk menjahit bis sendiri maka jenis jahitan yang digunakan ini merupakan turunan dari jahit rantai. Karena memang jika menggunakan jenis jahitan yang sembarangan, Maka untuk kaos ini pun dapat dengan mudah mengalami kerusakan.  Jika memang jahitan yang lepas, karena memang tidak kuat ataupun kaos yang bolong ini karena jahitan yang memang terlepas. 

 

 

  • Mesin jahit rantai 

Untuk jenis mesin yang satu ini dibutuhkan untuk membuat jahitan rantai. Yakni pada bagian tertentu kaos. Selain itu hampir semua kaos distro yang telah menggunakan jahit rantai. Yakni pada jahitan yang terletak pada bagian pundak. Sesuai dengan namanya, pola jahitan yang dihasilkan sudah pasti seperti rantai. Untuk jenis jahitan rantai yang biasanya digunakan untuk kaos, yakni pada bagian pun berguna untuk kaos menjadi lebih awet. Tidak hanya digunakan untuk bagian pundak saja. Akan tetapi jahit rantai ini juga biasanya digunakan untuk belakang leher dan juga pundak kanan. 

Nah, itulah 3 mesin jahit yang sering digunakan oleh konveksi untuk pembuatan pakaian. Semoga bermanfaat dan dapat anda jadikan referensi terutama yang ingin terjun dalam dunia konveksi.  

Inilah Bahan Yang Dipergunakan Konveksi Untuk Baju Lab Dan Klinik Yang Perlu Anda Tahu

Garment terkenal sebagai salah satu tempat produksi dalam skala besar. Sehingga wajar jika dalam sekali produksi pakaian ini dapat mencapai hingga ribuan pcs. Apalagi untuk pemesanan di jasa garment ini dapat dilakukan tidak hanya langsung. Melainkan konsumen juga bisa melakukan pemesanan secara online. Produk yang dibuat oleh jasa garment ini pun cukup banyak. Ada jas lab, kaos, kemeja, jas almamater, hoodie, sweater dan lain – lain. Namun produk yang akan kita bahas saat ini adalah jas lab. Untuk baju laboratorium ini adalah jenis jas pelengkap yang khusus digunakan untuk orang – orang tertentu saja. Seperti orang yang bekerja di rumah sakit, klinik atau di lab. Selain itu kegunaan dari pakaian ini sebagai pelengkap fashion semata saja.

Garment

4 Bahan Yang Dipergunakan Konveksi Untuk Pembuatan Jas Lab Yang Perlu Anda Tahu

Untuk jas lab ini memang sering digunakan oleh banyak orang untuk melindungi kulit dari bahan – bahan kimia yang ada.  Sehingga tidak mengherankan jika baju lab dan klinik yang menggunakan bahan khusus. Seringkali jasa garment yang menyediakan pembuatan baju lab dan klinik ini memberikan beberapa penawaran bahan.  Agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Dan berikut ini adalah bahan – bahan yang umum digunakan diantaranya:

  1. Flame resistant

Jika memang anda sedang mencari bahan untuk pembuatan baju lab. Dimana bahan yang anda cari ini tahan api. Maka pastikan garment yang anda pilih ini menyediakan bahan flame resistant. Dimana untuk jas lab yang menggunakan bahan ini akan sangat kuat terhadap suhu api yang sangat panas. Seringkali digunakan pada laboratorium yang mengeluarkan reaksi kimia yang panas. Serta peleburan sampel tanah.

  1. Polypropylene

Untuk jenis bahan yang kedua ini memang khusus di pakai untuk pembuatan baju lab dan hanya sekali pakai. Jenis bahan ini memang lebih dikenal dengan sebutan jas lab disposable. Hal ini dikarenakan memang hanya digunakan sekali kemudian di buang.  Selain itu kebanyakan yang menggunakannya memang berkutat dengan ruangan yang membutuhkan sterilisasi. Dimana yang benar – benar bersih contohnya saja seperti bakteri, virus, hewan dan sebagainya.

  1. Cotton

Untuk jenis bahan ini juga banyak digunakan untuk pembuatan jas lab.  Karena memang tidak hanya sebagian cotton yang telah digunakan. Melainkan ada 100% cotton. Anda pun bisa menggunakan bahan ini akan terasa nyaman. Terutama pada saat anda menggunakannya dan tidak akan mudah kepanasan. Selain itu untuk harganya pun memang kebanyakan jasa konveksi ini mampu memberikan harga terjangkau.

  1. Polly cotton

Untuk jenis bahan yang paling sering digunakan ini adalah kain yang tergabung dari 2 jenis kain yang berbeda.  Yakni adalah bahan campuran yang digunakan yaitu polyester dan Polly cotton. Seringkali konveksi ini menggunakan batasan persentase. Terutama digunakan untuk mencampurkan cotton dan polyester. Sebaiknya jika memang anda ingin berada di lab yang lebih rentan terhadap api. Maka jangan menggunakan bahan jas lab yang satu ini. Hal ini dikarenakan jenis bahan ini mudah sekali terbakar.

Jika memang anda ini masih belum yakin dengan menggunakan jenis bahan apa yang akan dipakai saat pembuatan jas lab. Maka lebih baik jika memang anda tanyakan lebih rinci pada jasa konveksi yang anda pilih. Biasanya mereka ini akan memberikan rekomendasi sesuai dengan kebutuhan lab anda.